Ada Sayembara Tangkap Pembuang Sampah di Bali


JAKARTA- Pemerintah Kota Denpasar akan memberikan hadiah sebesar Rp100 ribu bagi pihak yang berhasil menangkap pembuang sampah sembarangan.

Camat Denpasar Barat I Made Mudra menyatakan sayembara ini merupakan tindakan nyata untuk memotivasi masyarakat agar turut menciptakan Denpasar bersih dan hijau.
“Untuk memotivasi masyarakat turut peduli kebersihan lingkungan, Kita akan berikan uang sebesar Rp 100 ribu bagi masyarakat yang berhasil menangkap pembuang sampah liar,” ujar Mudra dalam rilisnya kepada okezone.

Sebelumnya, aparat pemerintahan setempat telah melakukan penertiban terhadap tempat-tempat pembuangan sampah liar dan memagari dengan menggunakan bambu. Mudra mengaku telah memerintahkan kaling/kadus untuk terus mengawasi tempat tersebut.

“Penanganan masalah sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Penertiban tempat pembuangan sampah liar dilakukan di sepanjang Jalan Mahendradata Kelurahan Pemecutan, dan Desa Padangsambian Kelod. Lebih lanjut Mudra menambahkan pembersihan tempat pembuangan sampah liar sengaja menyasar jalan-jalan protokol dengan menggunakan alat berat.

“Setelah seminggu yang lalu membersihkan tempat pembuangan sampah liar di sepanjang jalan Malboro dan langsung memberikan pengawasan terhadap tempat yang telah dibersihkan, sekarang kita terus menyasar jalan protokol,” ujar Mudra.

Ia mengaku tidak ingin main-main lagi menangani masalah sampah. Ini merupakan sebuah kebijakan dengan harapan bulan Desember 2010 mendatang Denpasar Barat bebas dari tempat pembuangan sampah liar.

Tokoh masyarakat Pemecutan yang juga anggota Komisi D DPRD Kota Denpasar IB Kompyang Wiranata mengatakan pembersihan tempat-tempat sampah liar merupakan bentuk kepedulian bersama dan gerakan ini harus dilakukan secara rutin. “Saya yakin masyarakat akan tergugah hatinya bila melihat kita terus melakukan aksi kebersihan,” ujarnya.

Untuk mengubah kebiasaan masyarakat, sambung dia, memang sangat sulit. Untuk itu harus terus melakukan gerakan kebersihan.

“Disamping para kaling/kadus harus terus memberikan pengertian pada masyarakat terhadap manfaat pentingnya menjaga lingkungan yang akan membawa dampak positif terhadap lingkungan dan kesehatan,” tandasnya.
(ful)