Ada yang Salah dengan 'Setan Merah'


Manchester - Tiga hasil imbang berurutan bukan catatan bagus bagi Manchester United. Dengan baru tiga kemenangan didapat sepanjang musim ini, jelas ada yang salah dengan 'Setan Merah'.

Hasil 2-2 yang diraih kala menghadapi West Bromwich Albion di Old Trafford, Sabtu (16/10/2010), menyusul dua hasil imbang di dua laga sebelumnya--2-2 dengan Bolton Wanderers dan 0-0 dengan Sunderland. Dan hasil teranyar di Theatre of Dreams itu merupakan hasil seri kelima sepanjang musim ini.

MU memang belum pernah kalah, tapi lima hasil imbang jelas merugikan. Dari total kemungkinan meraih 21 angka, The Red Devils baru meraup 14. Dengan inkonistensi permainan seperti ini, wajar kalau kini mereka sementara tertinggal lima angka dari si pemuncak klasemen sekaligus rival, Chelsea.

Sir Alex Ferguson pun gusar. Usai laga melawan West Bromwich, ia menyebut skuadnya kurang bisa memanfaatkan momentum kala mereka tengah unggul. Inilah, menurutnya, yang membuat MU banyak kehilangan angka musim ini.

"Jika melihat permainan kami di babak pertama, yang mana sangat bagus, kritik yang patut adalah kami tak cepat-cepat menghabisi mereka," ujarnya di situs resmi klub.

"Ketika seharusnya kami bisa unggul 5-0 di paruh waktu, kami hanya unggul 2-0. Ini adalah area yang harus kami perbaiki."

"Laga tandang melawan Everton seharusnya bisa lima atau enam gol. Kami juga seharusnya bisa mencetak tiga gol melawan Fulham, dan kami banyak kehilangan poin karena ini. Ini memang tak melukiskan di mana kami akan berakhir di akhir musim, tapi kami tak boleh terus seperti ini."

"Kami sangat frustrasi. Skor 2-0 bukanlah skor yang hebat. Ketika Anda membiarkan tim lain mencetak gol, Anda malah memberikan tim itu tali penyelamat."

"Saya selalu berpikir 1-0 malah lebih baik. Dengan skor itu, konsentrasi selalu lebih bagus. Anda selalu mecoba untuk mendapatkan gol kedua," tukasnya.

Dalam laga melawan West Bromwich, MU sudah unggul 2-0 di babak pertama. Sang lawan kemudian menyamakan kedudukan melalui gol bunuh diri Patrice Evra dan gol Somen Tschoyi. Gol Tschoyi terbilang menyesakkan lantaran terjadi akibat blunder Edwin van der Sar yang tak lengket menangkap umpan silang.