AS Utang Rp10,7 Triliun Kepada PBB


NEW YORK - Amerika Serikat (AS) ternyata memiliki utang sebesar USD1,2 miliar atau sekira Rp10,7 triliun (Rp8.923 per USD) kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Angka tersebut setara dengan seperempat tunggakan iuran dari anggota kelompok PBB.

Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk urusan manajemen Angela Kane menyatakan, baru 13 dari 192 negara PBB yang membayar penuh tagihannya pada organisasi dunia itu. Sementara total tunggakan sendiri mencapai USD4,1 miliar atau sekira Rp35,6 triliun.

Sementara Pemerintahan Presiden Barack Obama, telah membayar seluruh uang yang mereka tunggak kepada PBB tahun lalu. Duta Besar AS untuk PBB sendiri mengklaim jika negaranya telah membayar kewajibannya terhadap PBB tepat waktu. Demikian diberitakan Reuters, Jumat (15/10/2010).

Namun pihak AS mengatakan ada beberapa tunggakan yang tidak disetujui oleh pihak Washington kepada PBB. Sebagai kontributor dana utama bagi PBB, AS bertanggung jawab atas seperempat anggaran dana bagi pasukan perdamaian PBB dan seperempat dari anggaran reguler PBB.

AS sendiri memang dikenal kerap telat membayar kewajibannya kepada PBB. Negeri Paman Sam berkilah jika PBB dipenuhi oleh birokrasi yang korup dan boros.
(faj)