China's Got Talent: Pianis Tanpa Lengan Jadi Juara


BEIJING, KOMPAS.com — Seorang pianis tanpa lengan yang bermain piano dengan jari-jari kakinya telah memenangi seri pertama versi China dari pertunjukan bakat televisi internasional yang populer, China's Got Talent.

Liu Wei (23), yang kehilangan kedua lengannya pada usia 10 karena terstrum listrik dalam permainan petak umpet, mengalahkan komedian berusia 7 tahun, Zhang Fengxi, pada babak final, Minggu (10/10/2010) di Stadion Shanghai. Hal tersebut dilaporkan Shanghai Daily.

Pianis yang berasal dari Beijing itu belajar bermain piano sendiri pada usia 18 tahun. Ia membuat penonton terkesan dengan penampilannya saat menyanyikan lagu "You're Beautiful," dan menggunakan kakinya untuk memainkan piano.

Pada acara penganugerahan, Liu diundang penyanyi Taiwan, Jolin Tsai, untuk menjadi seorang pemain tamu dalam tur keliling dunia Tsai. Hal itu akan memberi kesempatan kepada Liu untuk tampil di Las Vegas selama tiga bulan. Acara penghargaan itu juga menampilkan pemenang dan finalis terpopuler dari seri "Got Talent" di Inggris dan Amerika, seperti penyanyi Inggris, Paul Potts, dan kelompok tari Diversity.

Raja musik Inggris, Simon Cowell, yang terkenal sebagai mantan juri acara American Idol mengembangkan format telvisi acara Got Talent di Inggris, Amerika Serikat, dan Eropa. Cowell telah menjadi salah satu pengusaha paling berpengaruh di acara reality show televisi. Versi Inggris dari acara itu melambungkan penyanyi berpakaian lusuh dan dekil asal Skotlandia, Susan Boyle, yang menjadi bintang internasional tahun lalu.

Versi China dari acara pertujukan bakat di televisi tersebut memulai debutnya pada Mei lalu dan popularitasnya terus meningkat. Acara semifinal pada 26 September lalu berada pada peringkat teratas program televisi nasional. Direktur acara itu, Jin Lei, mengatakan kepada harian Shanghai Daily bahwa keberhasilan acara tersebut memastikan bahwa program ini akan berlanjut tahun depan. "China memiliki begitu banyak bakat di akar rumput yang belum ditampilkan dan kami yakin vitalitas dan popularitas acara ini akan bertahan untuk jangka waktu tiga hingga lima tahun," kata Jin.