Dapat Investor, Bit.ly Siapkan Fitur Baru


VIVAnews - Bit.ly, penyedia layanan penyingkat URL melaporkan bahwa perusahaan telah meraih dana investasi US$10 juta dari RRE Ventures dan sejumlah pemodal lainnya.

Dengan demikian, secara total, dana yang telah ditanamkan pada startup yang didirikan oleh John Borthwick, yang kini juga menjabat sebagai chief executive officer (CEO) Bit.ly itu telah mencapai US$15 juta. Sementara itu, utang pembiayaan tercatat US$1,5 juta.

“Sebagian dari dana tersebut akan kami gunakan untuk menghadirkan fitur baru di layanan Bit.ly,” kata Borthwick seperti dikutip dari GigaOM, Jumat 8 Oktober 2010. “Selain itu perusahaan akan dapat mengambil langkah lebih jauh untuk mencari peluang pendapatan dari trafik yang terus tumbuh lewat Twitter, Facebook, dan jejaring sosial lain.”

Sejauh ini, Borthwick menyebutkan, pihaknya sangat efisien dalam membelanjakan modalnya. “Semua yang kami lakukan sampai saat ini berhasil kami kerjakan hanya dengan modal sebesar US$4 juta,” tuturnya.

“Tidak hanya dapat secara agresif mengembangkan fitur baru, dengan suntikan dana segar tersebut kami juga bisa semakin memperbesar pendapatan,” ucap Borthwick.

Sebagai contoh, Bit.ly meluncurkan versi Pro di awal tahun ini. Versi tersebut merupakan salah satu andalan Bit.ly untuk mencari uang.

“Meski demikian, rahasia di balik upaya pencarian pendapatan Bit.ly bukan di sana,” kata Borthwick. “Rahasianya adalah dalam memberikan pengguna akses terhadap data terkait, sehingga mereka bisa melihat trennya. Di sinilah potensi sebenarnya berada.”

Selain mengumumkan bahwa mereka mendapat investor baru, Bit.ly juga melaporkan bahwa kini mereka sudah memendekkan sekitar 200 juta URL per hari. Selain itu, Bit.ly mengklaim mereka kini merupakan website terbesar ke 69 di dunia dari sisi volume trafik. (art)
• VIVAnews