Dua Astronot China Kunjungi Indonesia


VIVAnews - Dua astronot asal China selama beberapa hari mengunjungi Indonesia untuk berbagi pengalaman sambil memperkenalkan teknologi luar angkasa asal Tiongkok. Kedatangan mereka sekaligus mempererat hubungan kedua bangsa.

Demikian ungkap juru bicara Kedutaan Besar China di Jakarta, Hua Ning. "Kedua astronot China datang ke Indonesia selama 13-17 Oktober 2010 untuk kunjungan persahabatan dan berbagi pengalaman," kata Hua kepada VIVAnews.

Hua mengungkapkan kedua astronot itu adalah Zhai Zhigang dan Nie Haisheng. "Mereka datang dalam rangka perayaan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan China. Salah satu program mereka adalah menghadiri kegiatan edukasi bertama Youth Space Mindedness, yang berlangsung 14-17 Oktober," kata Hua.

Selain mengundang dua astronot, China juga menghadirkan kapal pemantau satelit MV Yuanwang-5. Kapal itu memeriahkan Pameran Teknologi Antariksa, yang berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok selama beberapa hari mulai Kamis, 14 Oktober 2010.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Kedirgantaraan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Ratih Dewanti, program itu merupakan kerjasama antara LAPAN, Kementrian Riset dan Teknologi serta pemerintah China melalui kedutaan besarnya di Jakarta.

Selain itu, kedua astronot menghadiri acara yang diselenggarakan Lembaga Kerjasama Ekonomi, Sosial, dan Budaya Indonesia-China di Jakarta.

Zhai Zhigang merupakan astronot pertama China yang berjalan sendiri di luar angkasa (spacewalk). Prestasi itu diukir Zhai dalam misi roket Shenzou 7 bersama dua rekannya pada 25-28 September 2008.

Sedangkan Nie Haisheng adalah salah satu kandidat astronot pertama China untuk misi ke luar angkasa pada 2003. Pada Oktober 2005, Nie akhirnya dikirim mengorbit selama empat hari. (hs)
• VIVAnews