Inilah Ciri Pelamar yang Paling Dicari


JAKARTA, KOMPAS.com — Mau tahu pelamar kerja seperti apa yang disenangi perusahaan? Dalam talkshow Kompas Karier Fair 2010, Division Head of Assessment Center PPM Manajemen Mirta Amaranti menyampaikan beberapa kriteria kepribadian yang penting untuk dimiliki pelamar kerja.

Menurut Mirta, pelamar kerja yang paling dicari adalah orang yang bersemangat dan memiliki hasrat terhadap pekerjaannya. Kemudian penuh energi, percaya diri, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.

"Mampu bangkit dari kegagalan, tetap optimal dalam bekerja meskipun pernah gagal, dia juga mampu toleran dari tekanan pekerjaannya," katanya di KKF 2010, JITEC, Mangga Dua, Jakarta, Jumat (15/10/2010).

Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, juga merupakan karakter pelamar yang paling dicari. Dikatakan Mirta, kemampuan komunikasi penting karena semua hal seperti membangun relasi interpersonal, bermula dari komunikasi. "Relasi interpersonal perlu digunakan dalam pekerjaan," tambahnya.

Oleh karena itulah, pada saat wawancara, kata Mirta, biasanya perusahaan lebih menyukai pelamar yang terlihat tidak kaku dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaannya. "Agar tidak mengganggu tim kerja, dia mampu beradaptasi dengan lingkungan. Jangan sampai tim sudah baik, tetapi karena dia masuk jadi berantakan," paparnya.

Selain itu, kata Mirta, perusahaan membutuhkan pelamar yang memiliki kemampuan manajerial, yaitu mengenai bagaimana dia menangani pekerjaannya. "Bagaimana dia menangani pekerjaannya, mengatur pekerjaannya," ucapnya.

Karakter-karakter tersebut memang ada yang tampak saat pelamar mengikuti wawancara kerja dan ada yang tidak tampak. Namun yang terpenting, kata Mirta, pelamar kerja mampu menunjukkan rasa hormatnya terhadap perusahaan yang mengundang mereka wawancara. "Contohnya dengan berpakaian sesuai dengan lingkungan perusahaan yang mengundang," imbuhnya.

Meskipun demikian, Mirta menegaskan bahwa setiap orang pasti memiliki pekerjaan yang cocok dengan karakternya. "Tidak ada orang yang tidak cocok dengan suatu pekerjaan, tiap orang punya pekerjaan yang pas," pungkasnya.