Lahar Dingin Semeru Terjang Dua Truk Pasir


INILAH.COM, Lumajang - Hujan yang menguyur Puncak Gunung Semeru sejak Minggu(10/10/2010) siang hingga sore, mengakibatkan memuntahkan lahar dingin. Lahar dingin yang melewati sungai Rejali Di Kecamatan Pasirian menghanyutkan 2 truk fuso.

Beruntung, material vulkanik Semeru yang menerjang truk mengangkut pasir tidak memakan korban jiwa. Dua Sopir truk Sulikan dan Komar Warga Madura langsung melarikan diri, saat lahar dingin Semeru tiba-tiba datang dengan volumen yang begitu besar.

Informasi yang berhasil dihimpun, lahar dingin Semeru datang ketika truk fuso usai mengisi material pasir. Bahkan dua sopir yang sedang berada di dalam mobil diteriaki oleh pencari pasir yang mengetahui adanya lahar dingin datang. "Saya tak menyangka lahar dingin datang, karena disini sungai ini tidak ada hujan," kata Sulika di lokasi.

Menurut dia, datangnya lahar Semeru yang terdiri dari pasir, lumpur dan batu, tidak diawali oleh air suangi yang keruh. "Saya juga tak menyangka akan terjadi seperti ini," jelasny Sulikan yang diiyakan Komar.

Pengamatan di lokasi, truk pasir diterjang lahar dingin Semeru, ratusan warga berbondong-bondong untuk menonton ke sungai Rejali. Sedangkan truk pasir ditenggelamkan oleh lahar dingin hampir setengahnya. Sedangkan dua sopir truk fuso hanya bisa menyaksikan truknya diterjang oleh lahar Semeru itu. "Saya baru kali ini melihat ada lahar dingin Semeru sebesar ini," kata Rahman salah satu warga Desa Bago Kecamatan Pasirian. [beritajatim/hid]