Landasan Pacu Berlubang, Lanud Abdulrachman Saleh Ditutup


Malang - Untuk kedua kalinya, landasan pacu Lanud Abdulrachman Saleh, Malang mengalami rusak. Karena kondisi aspal landasan pacu yang berlubang, lanud ditutup sejak, Sabtu (9/10/2010) siang.

Menurut Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Mayor Wahyudi menuturkan, penutupan landasan demi alasan keamanan bagi penerbangan komersial. Pasalnya, keretakaan atau lubang pada aspal telah mencapai lebih dari setengah
centimeter.

"Kalau untuk komersial itu bisa bahaya, tapi untuk militer tidak masalah," jelas
Wahyudi, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Sabtu petang.

Dia menambahkan, kondisi aspal yang retak atau berlubang itu diakibatkan guyuran
hujan yang terus-menerus beberapa hari terakhir. Meski sebelumnya banyak aspal landasan kondisinya tak baik.

"Titik keretakan masih sama di lokasi yang dulu. Memang dulu kami tidak memperbaiki semuanya yang jumlahnya ada seratus titik lebih. Dulu kami hanya memperbaiki yang rusak parah saja," terangnya.

Wahyudi mengaku proses perbaikan atau pengaspalan tengah dilakukan. Dan besok
dijadwalkan telah bisa digunakan kembali.

Akibat penutupan landasan pacu ini berdampak pada pembatalan penerbangan komersial tujuan Malang-Jakarta. Salah satunya maskapai Sriwijaya Air yang harus mengalihkan penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya.

"Penerbangan dari Malang, kami alihkan ke Surabaya. Para Penumpang kita bawa menggunakan bus, hal ini kita lakukan sampai besok," ujar M. Yusri, manager distrik Sriwijaya Air Malang.

Yusri mengaku pengalihan penerbangan ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan surat pemberitahuan penutupan landasan dari Lanud TNI AU Abdulrachman Saleh Malang pada Sabtu siang tadi. "Kalau menurut surat itu, besok sudah selesai proses pengaspalannya," tuturnya.Untuk kedua kalinya, landasan pacu Lanud Abdulrachman Saleh, Malang mengalami rusak. Karena kondisi aspal yang berlubang, bandara ditutup sejak, Sabtu (9/10/2010) siang.

Menurut Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Mayor Wahyudi menuturkan, penutupan landasan demi alasan keamanan bagi penerbangan komersi. Pasalnya, keretakaan atau lubang pada aspal telah mencapai lebih dari setengah
centimeter.

"Kalau untuk komersil itu bisa bahaya, tapi untuk militer tidak masalah," jelas
Wahyudi, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon genggamnya, Sabtu petang.

Dia menambahkan, kondisi aspal yang retak atau berlubang itu diakibatkan guyuran
hujan yang terus-menerus beberapa hari terakhir. Meski sebelumnya banyak aspal landasan kondisinya tak baik.

"Titik keretakan masih sama di lokasi yang dulu. Memang dulu kami tidak memperbaiki semuanya yang jumlahnya ada seratus titik lebih. Dulu kami hanya memperbaiki yang rusak parah saja," terangnya.

Wahyudi mengaku proses perbaikan atau pengaspalan tengah dilakukan. Dan besok
dijadwalkan telah bisa digunakan kembali.

Akibat penutupan landasan pacu ini berdampak pada pembatalan penerbangan komersil tujuan Malang-Jakarta. Salah satunya maskapai Sriwijaya Air yang harus mengalihkan penerbangan ke Bandara Juanda Surabaya.

"Penerbangan dari Malang, kami alihkan ke Surabaya. Para Penumpang kita bawa menggunakan bus, hal ini kita lakukan sampai besok," ujar M. Yusri, manager distrik Sriwijaya Air Malang.

Yusri mengaku pengalihan penerbangan ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan surat pemberitahuan penutupan landasan dari Lanud TNI AU Abdulrachman Saleh Malang pada Sabtu siang tadi. "Kalau menurut surat itu, besok sudah selesai proses pengaspalannya," tuturnya.
(bdh/bdh)