Mau Pensiun Dini, Tevez?


Manchester - Di usianya yang baru 26 tahun Carlos Tevez sudah berpikir pensiun dini. Pernyataan cukup mengejutkan itu dikeluarkan karena Tevez mengaku lelah menjadi seorang pesepakbola.

Tevez adalah salah satu talenta berbakat yang pernah dilahirkan Argentina. Memulai karir profesionalnya di klub lokal Boca Juniors pada usia 17 tahun di musim 2001, nama Tevez mulai terangkat di sana. Kemudian pada tahun 2004 ia pindah ke Brasil untuk bermain bagi Corinthians.

Hanya dua musim di sana Tevez pun memulai petualangannya di Eropa bersama West Ham United. Sempat bermasalah dengan statusnya yang dimiliki oleh pihak ketiga akhirnya Tevez dilepas ke Manchester United. Di klub inilah Tevez seperti "hidup" kembali setelah nasibnya sempat terombang-ambing di Westh Ham.

Meski turut andil dalam memberikan dua gelar Liga Inggris, satu Piala FA dan satu Liga Champions namun Tevez merasa tak dihargai oleh MU. Maka musim lalu ia memutuskan pindah ke rival sekotanya Manchester City dan di sana mendapat perlakuan sebagai pemain bintang.

Status sebagai bintang tak melulu membuat pemain merasa tenang dan hal itulah yang kini dirasakan Tevez. Ia mengaku ingin segera gantung sepatu karena sudah "jenuh" dengan kehidupan yang kini ia jalani sebagai seorang pesepakbola top.

"Saya telah bermain di banyak pertandingan musim ini dan tubuh saya merasakannya, saya sangat lelah," keluh Tevez kepada News of the World yang dilansir Sky Sports.

"Saya mulai bermain ketika saya masih sangat muda dan saya selalu bertarung sepenuh tenaga namun saya kini merasakan hasil dari itu," sambungnya.

"Kini saya sudah mulai menua dan mulai beprikir mengenai beberapa hal. Contohnya saya jadi kurang toleran sebagai manusia saat ini dibanding beberapa tahun lalu. Lalu saya berpikir - apakah yang akan terjadi jika saya pensiun dari sepakbola dan hidup saya menjadi baik-baik saja?," tukasnya.

Tevez sejak diangkat kapten musim ini oleh Roberto Mancini memang tak pernah absen di ajang Liga Inggris, di mana ia tampil di tujuh laga City dan menyumbang lima gol. Musim lalu perannnya sangat vital dengan jadi topskorer The Citizens lewat 29 gol dari 42 penampilannya di seluruh kompetisi.

"Ketika saya berbicara soal pensiun yang dimaksud adalah pensiun dari sepakbola, tak hanya tim nasiona. Namun saat ini saya belum tahu apakah itu akan terjadi dalam sebulan, setahun, tiga atau lima tahun lagi," aku pemain bertubuh gempal itu.

"Saya sudah memikirkan mengenai pensiun sejak lama. Mungkin suatu waktu saya akan bangun dan cukup sudah soal sepakbola," pungkasnya.