AC Milan Junior Camp Cari Bibit Muda di Balikpapan

BALIKPAPAN - Mulai Sabtu besok hingga Minggu, AC Milan Junior Camp (AMJC) akan melakukan proses seleksi calon unggul pesepakbola junior usia 10-16 tahun di kota Balikpapan. Mereka akan mengikuti proses seleksi Indonesiaan All Star Team Challenge yang akan berlangsung 3-4 Mei di Stadion Sudirman, Mulawarman, Balikpapan.

Saat ini sudah sekitar 700 lebih calon peserta AMJC yang mendaftar. Nantinya peserta akan menjalani seleksi test Skill sesuai standar AFC dan test Fisik standar Internasional. PT Asia Sport Development (ADS) sebagai pelaksana seleksi bersama dengan Universitas Negeri Jakarta dan Pertamina sebagai sponsor utama.

“Sampai siang ini kita baru 700 peserta yang mendaftar ajang AMJC, biasanya jelang hari terakhir bisa sampai 900 peserta yang mendaftar. Kita yakin antusias kota Balikpapan tinggi terhadap persepakbolaan meski kota Balikpapan tidak masuk dalam kota besar, terang Managing Director PT ADS, Indria Jamil dalam keterangan pers bersama GM Pertamina V Iriawan Yulianto dan Dwi Hadi Kurniawan perwakilan UNJ, di caf Dappen, Jumat siang (3/5/2011) di Balikpapan.

Indria Menjelaskan, kota Balikpapan terpilih bersama 9 kota lainnya dalam seleksi AMJC yang masuk pada tahun kedua. “Bulan Juni ini giliran Balikpapan dan Makassar melakukan seleksi, Mei lalu sudah delapan kota yang melakukan hal yang sama yakni Jakarta, Pekanbaru, Bandung, Medan, Semarang, Malang dan Palembang,” katanya.

Seleksi di 10 kota, nantinya dari ratusan peserta yang mendaftar hanya dicari 6 orang yang mewakili tiap kotanya sehingga dari 10 kota diwakili 60 peserta AMJC. Selanjutnya 60 peserta akan mejalani training dan seleksi ketat selama dua pekan di Bali. Proses seleksi ini akan berlangsung di bawah pelatihan dari akademi AC Milan.

Nanti yang akan dikirim dalam All Star Team Challenge hanya 18 orang. Kita akan ikutkan dalam kejuaraan usia 10-16 tahun di Milan Italia. “Tahun 2010 lalu kita menjadi juara pertama mengalahkan Italia. Kejuaran ini diikuti 30 negara,” ungkapnya.

Awal Mei tahun 2010 lalu, Duta AC Milan Daniele Massaro telah meresmikan Indonesia All Star Team Challenge di lapangan PTIK Jakarta. Dan Awal mei tahun 2011 ini, Daniel Massaro melihat langsung proses rekruitmen yang dilakukan tim saat proses seleksi AC Milan Junior Camp di Jakarta. Mereka sempat bertanya-tanya tentang proses seleksinya bagaimana sih dengan hasil yang memuaskan kok bisa juara. “Mei kemarin dia (Daniel) lihat langsung proses seleksi yang kita lakukan,” ujar Dwi Hadi Kurniawan dari UNJ yang melaksanakan seleksi Skil dan Fisik.

Dwi Hadi menjelaskan seleksi yang dilakukan selama dua hari ini mengikuti standar yang telah ditetapkan. “Kita pakai standar AFC untuk Skill seperti smart soccer test yakni Jugling, shooting dan long passing. dan sementara test fisik ada standar yang kita terapkan seperti Austaralia,” katanya.

Meski diakui belum ada satupun pemain yang direkrut untuk yunior dari tim Eropa termasuk Italia. Namun setidaknya pemain telah mendapat pengalaman berharga dan pembinaan selanjutnya dapat dilakukan di masing-masing sekolah sepakbola dalam negeri (SSB). “Sudah ada yang direkruit langsung oleh usia dini di pembinaan sepakbola di Palembang dan Semarang, ujar Managing Director PT ADS Indria Jamil.

Program ini pun telah mendapat persetujuan dan apresiasi dari Presiden dan Menteri Olahraga dan diharapkan dapat terus dilanjutkan. Pemerintah merespon hasil positif bagi perkembangan pembinaan sepakbola tanah air. “Kita akui, proses ini berlangsung dengan dukungan dari Sponsor Utama seperti Pertamina,” akunya.

Pertamina menurut GM Pertaman UP V Iriawan Yulianto bahwa tahun ini Pertamina ikut serta dalam penyelenggaran AC Milan Junior Camp. Ini tidak lain sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian Pertamina dalam kegiatan persepakbolaan yang kini menjadi olahraga yang banyak diminati di Indonesia dan mungkin dunia. Wujud kepedulian untuk mendukung maju sepakbola Indonesia. “Mudah-mudahan ini bisa menjadikan sepakbola kita menuju pada kejayaan persepakbolaan dunia sehingga kita ikut terkenal di dunia,” harapnya. (acf)