FIFA Larang Pemain Iran Pakai Jilbab

ZURICH, KOMPAS.com — FIFA tetap bergeming soal aturan  melarang penggunaan jilbab dalam sepak bola. Ini membuat timnas sepak bola putri Iran tidak bisa tampil di babak kualifikasi Olimpiade 2012 karena mereka menggunakan jilbab.
Dalam pernyataannya, Senin (6/6/2011), Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menolak keberatan yang diajukan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI). "Tindakan kami melarang timnas putri Iran untuk bermain sudah tepat. Pasalnya, kami sudah menginformasikan aturan yang melarang memakai jilbab kepada mereka sebelum mereka melawan Jordania. Jilbab dan syal yang menutupi leher dilarang karena alasan keamanan," demikian pernyataan FIFA.
FIFA sudah melarang penggunaan jilbab sejak 2007. Mereka juga menambahkan aturan melarang pemakaian syal di leher sebagai penghangat dengan alasan yang sama.
Iran bersama Jordania berada di satu grup dengan Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam di babak penyisihan awal Olimpiade 2012 yang dimainkan di Jordania. Pemenang akan melaju ke babak penyisihan terakhir yang dihuni lima negara Asia terbaik. Dua posisi teratas akan maju ke putaran final di London, Inggris, tahun depan. (AP)