Pahlawan Piala Thomas Meninggal Dunia

JAKARTA, Kompas.com - salah satu pahlawan bulu tangkis Indonesia masa lalu, Hadibowo Sutanto meninggal dunia akibat sakit kanker hati di RS Medistra, Jakarta, Selasa (7/6) siang.
Hadibowo Sutanto meninggal dunia dalam usia 52 tahun setelah menjalani perawatan beberapa hari, sejak Sabtu lalu. Sebelumnay, sejak Januari silam ia sempat bolak balik ke Singapura untuk menjalani pengobatan.
Kelahiran tegal, 4 Juni 1958, Hadibowo menjadi pahlawan saat menjadi bagian dari tim Indoensia saat merebut iala Thomas 1984 di Kuala Lumpur. Ketika itu berpasangan dengan Christian Hadinata, Hadibowo mengantar Indonesia merebut Piala Thomas dengan mengalahkan China 3-2.
Pasangan Christian/Hadibowo menjadi penyelemat tim Indonesia yang saat itu tertinggal 1-2. China memperoleh poin melalui Luan Jin dan Yang Yang yang mengalahkan Liem Swie King dan Icuk Sugiarto. Sementara Indonesia memperoleh satu poin melalui Hastomo Arbi. Pasangan Christian/Hadibowo kemudian berhasil merebut satu poin buat Indonesia dengan mengalahkan pasangan China He Shangquan/Jiang Guoliang 18-14 15-10.
Selama karirnya, Hadibowo pernah berganti pasangan antara lain dengan Christian Hadinata, Liem Swie King,  Kartono Hariatmanto, Bobby Ertanto dan Heryanto Saputra. Bulan lalu Hadibowo memperoleh penghargaan bersama Liem Swie King sebagai ganda putera legendaris Indonesia yang diberikan oleh Candra Wijaya.
Hingga akhir hayatnya, Hadibowo menjadi staf di PB Djarum, klub yang dibelanya di masa jayanya sebagai pemain.