Monday, November 14, 2011

RIM Akan Berikan Kejutan pada OS Terbaru

OTTAWA - Saat ini Research In Motion (RIM) sedang berjuang, untuk membendung penurunan penjualan di tengah persaingannya dengan Apple. Mengatasi masalah tersebut, vendor asal Kanada ini akan menghadirkan sistem operasi terbaru yang akan membantu BlackBerry menguat.

"Kami pikir sistem operasi baru ini akan mengejutkan orang, dan RIM akan memenuhi proyeksi," kata Leon Cooperman, pendiri Omega Advisor yang membeli saham RIM di kuartal terakhir.

Menurut data yang dikumpulkan, Omega yang berbasis di New York telah membeli 1,43 juta saham RIM pada kuartal terakhir karena ingin meningkatkan proporsi investasi ekuitas di saham teknologi sebesar 6,3 persen.

Dilansir Bloomberg, Senin (14/11/2011), RIM saat ini sedang berjuang untuk memindahkan jajaran BlackBerry-nya ke sistem operasi baru.

Perangkat lunak ini merupakan bagian dari upaya unuk mengalahkan iPhone, dan perangkat Samsung serta HTC yang menjalankan OS Android.

Menurut peneliti Canalys, pangsa pasar RIM di Amerika Serikat (AS) merosot menjadi 9,2 persen pada kuartal ke tiga dari 24 persen pada tahun sebelumnya, karena konsumen lebih memilih iPhone dan perangkat Android.

Penurunan pangsa pasar, memberikan tekanan pada RIM dan investor seperti Jaguar Financial Corp (JFC), yang telah meminta perusahaan tersebut untuk mencari merger atau menjualnya.

Menurut Cooperman, perusahaan tersebut akan mempunyai nilai lebih dari kapitalisasi pasar saat ini, jika digabungkan dengan perusahaan lain.

Sementara itu, RIM dijadwalkan akan melaporkan laba fiskal kuartal ketiga pada 15 Desember mendatang. (tyo)