RI Beri Apresiasi atas Penyelamatan 6 WNI


VIVAnews - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, memberi apresiasi atas operasi penyelamatan pasukan komando Korea Selatan (Korsel) atas kapal kargo Hanjin Tianjin dari serangan para perompak di perairan dekat Somalia. Semua 20 awaknya - enam diantaranya adalah warga Indonesia - dalam keadaan baik dan selamat.

Demikian ungkap juru bicara Kementrian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia, Michael Tene. "Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul telah menerima informasi dari pemerintah Korsel bahwa kapal Hanjin Tianjin dan semua awak, enam berasal dari Indonesia, berhasil diselamatkan Kamis kemarin," kata Tene saat dihubungi VIVAnews.

"Kami memberikan apresiasi atas penyelamatan itu dan senang semua awak kapal, baik yang berasal dari Indonesia dan Korea Selatan, dalam keadaan baik dan selamat," lanjut Tene.

Harian Chosun Ilbo, bersumber dari pejabat Kementrian Luar Negeri, mengungkapkan bahwa pasukan komando dari Angkatan Laut Korsel tiba di kapal Hanjin Tianjin pada Kamis pukul 19.30 waktu Korea, atau sekitar 14 jam setelah awak kapal melaporkan serangan perompak. Kapal itu tengah melintasi perairan dekat Somalia setelah lepas sauh dari Gibraltar, Spanyol, menuju Singapura.

Menurut perusahaan pemilik Hanjin Tianjin, kapal itu membawa 20 awak, 14 berasal dari Korsel dan enam dari Indonesia. Mereka lalu dibawa ke zona aman dan dalam keadaan baik.

Tiba dari kapal destroyer Choi Young, pasukan komando melihat tidak ada satu pun orang yang berada di geladak kapal Hanjin. Kemungkinan besar, para perompak sudah melarikan diri begitu mereka tidak bisa menguasai kapal. Pasalnya, sebelum menyelamatkan diri ke ruang khusus, para awak sudah mematikan mesin kapal begitu menyaksikan kedatangan perompak dari kejauhan.

Ini merupakan kali kedua pasukan komando Korsel melakukan operasi penyelamatan sandera dalam beberapa bulan terakhir. Pada Januari lalu, pasukan komando Korsel sukses melakukan operasi penyelamatan atas kapal Samho Jewelry dan para awak yang disandera perompak di perairan dekat Somalia. Saat itu, delapan perompak tewas dan lima teman mereka ditangkap. Semua awak kapal selamat. (eh)
• VIVAnews