Microsoft Dorong AT&T Akuisisi T-Mobile


Jakarta - Akuisisi T-Mobile oleh AT&T yang terancam dijegal, kini memasuki babak baru. Sejumlah perusahaan teknologi raksasa seperti Microsoft kabarnya ikut berada di belakang AT&T untuk memuluskan pencaplokan ini.

Selain Microsoft, dokumen Federal Communications Comission (FCC) juga mengungkap keterlibatan Facebook, Oracle, Research In Motion (RIM), Yahoo dan masih banyak perusahaan lainnya yang mendukung AT&T. Untuk Microsoft sendiri, perusahaan ini tampaknya membutuhkan AT&T untuk menggenjot penjualan perangkat Windows Phone-nya.

"Mengingat tantangan kapasitas jaringan, pembuat kebijakan harus memberikan pertimbangan berarti bagi akuisisi AT&T atas T-Mobile sebagai alat yang dialamatkan pada kebutuhan kapasitas broadband dalam waktu dekat," demikian isi surat ketua FCC Julius Genachowski.

"Tindakan ini akan membantu memenuhi kebutuhan konsumen akan broandband wireless dalam waktu dekat dan meyakinkan bahwa kita bersaing secara global seiring meningkatnya penggunaan konektivitas broandband wireless," tambahnya.

Untuk itu, FCC meminta AT&T beberapa bukti yang bisa mendukung klaim perusahaannya bahwa spektrum mereka tidak cukup untuk menyediakan layanan di masa depan.

Sementara akuisisi ini mendapat dukungan dari Microsoft dan pemain besar lainnya, AT&T mendapat tentangan setidaknya dari satu lawan fanatiknya, Sprint.

Dalam surat keberatannya kepada FCC, Sprint menegaskan bahwa akuisisi ini akan membahayakan kompetisi ekonomi, konsumen dan broadband.

FCC dan Departemen Kehakiman Amerika Serikat saat ini tengah menganalisa apakah akuisisi ini melanggar monopoli industri atau tidak.




( rns / ash )