CEO Microsoft dan Adobe Adakan 'Pertemuan Rahasia'


Jakarta - CEO Microsoft Steve Ballmer dikabarkan mengadakan 'pertemuan rahasia' dengan CEO Adobe Shantanu Narayen. Kabarnya dua perusahan tersebut tengah mendiskusikan musuh bersama mereka yakni Apple.

Pertemuan yang berlangsung tak lebih dari setengah jam tersebut membicarakan beberapa topik penting bagi kedua perusahaan. Namun topik utama yang menjadi bahan diskusi adalah cara mengalahkan dominasi Apple di pasar ponsel pintar. Berdasar rumor, kedua perusahaan tersebut bakal bersatu untuk 'menghajar' Apple.

Seperti dikutip detikINET dari blog New York Times, Jumat (8/10/2010), media besar Amerika tersebut telah berusaha mengorek informasi dari beberapa karyawan serta konsultan yang menghadiri pertemuan itu. Tapi hasilnya sia-sia. Pasalnya semua peserta pertemuan itu tidak mau membuka infromasi baru apapun.

Melalui surat elektronik, Holly Campbell selaku Senior Director Adobe memang tak menyangkal bahwa pertemuan tersebut membicarakan perpaduan kedua perusahaan di masa mendatang. "Adobe dan Microsoft telah melakukan sharing jutaan konsumen mereka sebelumnya. Kedua CEO juga telah melakukan pertemuan berkala dari waktu ke waktu," ujarnya.

Sayangnya dengan tegas Campbell menolak memberi informasi baru. "Bagaimanapun kami tidak akan mempublikasikan topik dari pertemuan privat tersebut," jelasnya.

Microsoft pun dengan tegas mengatakan tak akan mengomentari rumor atau spekulasi apapun yang bocor ke publik.



Menebak Rencana Microsoft dan Adobe

Marilah kita sedikit menerka kira-kira hal baru apa yang akan dilakukan antara Adobe selaku perusahaan grafis papan atas, dengan Microsoft.

Kita ingat, sebelumnya Adobe dan Microsoft sebenarnya telah menjadi rival dalam kompetisi software. Hal itu bermula ketika Microsoft mengeluarkan Silverlight, sebuah plug-in software dalam Web yang memang berkompetisi dengan Adobe Flash.

11 Oktober 2010 nanti, Microsoft bakal merilis Windows Phone 7 mereka kepada publik. Microsoft tentu menyiapkan segala sesuatunya dengan sempurna demi pembaharuan platform mobilenya tersebut.

Adobe yang sempat 'ditolak cintanya' oleh Apple terkait masalah Flash di iPhone mungkin saja merespon hal ini, dengan merangkul Windows Phone 7. Tapi tunggu, bagaimana dengan Silverlight seandainya Adobe Flash diadopsi di platform Windows Phone 7 nanti?

Apakah ini berarti Microsoft segera mengakuisisi Adobe? Tak ada yang tahu pasti hingga kedua perusahaan mengkonfirmasi kebenaran rumor tersebut.