Avaya Hadirkan ‘iPad’ untuk Perusahaan


VIVAnews - Komputer tablet yang saat ini sedang marak awalnya ditujukan sebagai ebook reader. Tetapi, munculnya beragam aplikasi membuat penggunaan perangkat itu jadi semakin luas. Salah satunya seperti yang dilakukan Avaya, perusahaan terkemuka di bidang komunikasi enterprise.

Lewat solusi yang disebut Avaya Flare Experience, pengguna kalangan bisnis bisa berkomunikasi dan berkolaborasi dengan mudah menggunakan perangkat bersistem operasi Android. Adapun perangkat yang disebut sebagai desktop video device itu diberi nama Mojo.

“Komunikasi terpadu secara real-time kini berada di persimpangan karena karyawan dan departemen TI menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjalankan dan mengelola beberapa aplikasi, jaringan dan direktori terpisah yang mendikte perilaku pengguna,” kata Kevin Kenndy, President and Chief Executive Officer (CEO), Avaya, pada keterangannya, Kamis 16 September 2010.

Solusi video enterprise yang ada saat ini, menurut Kennedy, semakin memperumit keadaan. “Untuk bisa sepenuhnya produktif, para karyawan hanya perlu terkoneksi melalui kemampuan video, suara, dan teks yang sepenuhnya terintegrasi dan mudah digunakan,” kata Kenndy.

“Ini adalah inti dari pendekatan berorientasi-manusia yang dilakukan oleh Avaya untuk berkolaborasi menggunakan perangkat yang lebih cepat dan lebih baik,” ujarnya. “Upaya yang dikeluarkan pengguna lebih sedikit dan biaya total kepemilikan juga lebih rendah.”

Dibandingkan dengan yang ada di pasaran saat ini, Kennedy mengklaim solusi yang dihadirkan memberikan pengalaman kolaborasi yang lebih kuat dengan biaya hanya sepertiganya serta bandwidth yang jauh lebih rendah.

Tablet bisnis yang dihadirkan Avaya tersebut menggunakan layar 11,6 inci, layar multi touch sensitif lengkap dengan kamera HD terintegrasi, dual microphone dan stereo dari Harman kardon, Wi-Fi dan Bluetooth.

Selain itu, tersedia pula Avaya Flare Experience, sebuah perangkat kolaborasi real-time untuk enterprise yang menghubungkan setiap karyawan lewat audio, video, email, ataupun social media. (art)
• VIVAnews