Ben Arfa Belum Bisa Maafkan De Jong dan City


INILAH.COM, Manchester – Gelandang New Castle United Hatem Ben Arfa rupanya belum bisa memaafkan ulah brutal pemain tengah Manchester City Nigel de Jong yang membuatnya harus istirahat 6-8 bulan.

Ben Arfa yang kini dalam proses pemulihan di satu rumah sakit di Manchester setelah operasi tulang keringnya kaki kirinya itu. Tulang kaki kriinya itu patah di dua tempat akibat tekel brutal De Jong pada laga Liga Primer di Eastlands, Minggu (3/10).

De Jong yang dikenal acapkali melakukan tekel brutal dikabarkan dihantui rasa bersalah atas patahnya tulang kering Ben Arfa dan bisa mengancam karier pemain tim nasional Prancis itu. Dia dan kubu City pun berupaya untuk menjenguk Ben Arfa. Tetapi rupanya Ben Arfa tidak berkenan dijenguk De Jong maupun kubu The Citizens.

Seorang official City mencoba mengontak perwakilan Ben Arfa guna menjadwalkan kunjungan awalnya ke rumah sakit, Rabu (6/10). Tetapi, sang official itu mendapat jawaban bahwa Ben Arfa tidak ingin dijenguk siapa pun dari kubu City. City dikabarkan bisa memahami penolakan tersebut dan hanya mengirimkan bingkisan ke rumah sakit.

Di tengah aksi brutal yang menuai kritik itu, City memperpanjang kontrak De Jong untuk empat musim ke depan. Namun, pelatih timnas Belanda Bert van Marwijk telah mencoret De Jong dari skuad Oranye dalam laga menghadapi Moldova dan Swedia di ajang kualifikasi Euro 2012.

Ketua Bidang Medis FIFA Dr Michel D’Hooghe menganggap De Jong pantas dijatuhi sanksi yang lebih keras atas tekel kriminal dan brutalnya dalam berbagai pertandingan.

De Jong juga pernah mematahkan kaki gelandang AS Stuar Holden yang juga pemain Bolton Wanderers pada laga ujicoba timnas Februari silam dan menyarangkan tendangan kungfu ke dada bintang Spanyol Xabi Alonso di ajang Piala Dunia Afrika Selatan Juni lalu. [nic]