Saturday, September 22, 2012

Opini: Jakarta Baru



                Pada tanggal 20 September 2012 masyarakat DKI Jakarta khususnya mempergunakan hak pilihnya untuk memilih calon gubernur yang akan memimpin Jakarta ini (KTP gw Depok jadi ngga ikutan :p). Para calon gubernur ini sendiri terdiri dari pasangan Foke-Nara dan Jokowi-Basuki. Nah walaupun belum final tetapi hasil quick count menunjukkan bahwa pasangan Jokowi-Ahok unggul sekitar 52% sedangkan pasangan Foke-Nara kalah tipis 47%.

                Kali ini gw mau sedikit nganalisis kunci kemenangan pasangan Jokowo-Basuki dari kacamata masyarakat awam kaya gw ini hehe.

·         -Tim sukses yang jeli.
Nah ini penting menurut gw tim sukses dari pasangan Jokowi-Basuki mampu membuat masyarakat gampang mengingat pasangan ini. Sebagai contoh image baju kotak-kotak yang akan langsung mengarah ke pasangan ini dan menciptakan trendsetter tersendiri selama masa kampanye di Jakarta. Lalu tim sukses ini juga menurut gw mengarahkan tujuan kampanye ke arah anak muda yang menurut gw segmen ini jarang dilirik tetapi sebenarnya justru disinilah potensi suara yang besar bisa diperoleh.

·       -Efek media sosial
Hmm media sosial? Yaa media sosial! Di jaman serba teknolgi seperti saat ini tim sukses Jokowi-Basuki juga sangat-sangat jeli memanfaatkan media ini apalagi pasangan Jokowi-Basuki juga membuka diri untuk berkomunikasi dengan rakyat melalui account twitter mereka. Selain twitter mereka juga menggunakan website yang lebih tradisional untuk memberitahukan kegiatan mereka. Nah yang kreatif adalah mereka menggunakan youtube untuk menyebarkan video tentang “untuk apa memilih mereka” dengan cara yang halus, lucu, dan ceria. Hal-hal inilah yang disukai masyarakat yaitu cara-cara mengajak masyarakat dengan cara yang “Baru”.

·         -Popularitas
Sebenernya gw kurang tau ini termasuk atau ngga. Menurut gw sih ini bagian dari kesuksesan pasangan ini ya, hampir semua orang tau Jokowi saat beberapa waktu yang lalu mobil Esemka sempat menjadi pembicaraan di seluruh Indonesia. Nah seiring dengan meningkatnya popularitas Esemka maka banyak juga orang yang penasaran dengan sosok Jokowi ini. Track record Jokowi selama di Solo yang tergolong baik inilah yang mungkin menurut gw cukup membuat warga Jakarta penasaran :p.

·         -Merangkul semua warga
Isu SARA yang selama ini beredar selama masa kampanye terbukti tidak mempengaruhi pasangan Jokowi-Basuki untuk terus melaju. Isu SARA pada saat ini menurut gw tidak pas lagi digunakan pada saat ini, ingat Bhinneka Tunggal Ika kan? :).

                Mungkin hal-hal ini yang menurut kacamata gw mampu membuat pasangan Jokowi-Basuki mampu mengungguli pasangan Foke-Nara sementara ini. Hal yang patut disyukuri adalah mulai dewasanya warga Jakarta menerima hasil ini walaupun belum resmi, ini ditunjukkan dengan berbesar hatinya bapak Fauzi Bowo mengucapkan selamat kepada Jokowi dan massa kedua pendukung pun tidak tampak bentrok di Jakarta ini. Hal ini juga menunjukkan bahwa dukungan dari banyak partai besar bukan berarti jaminan memenangi suatu kampanye tetapi cara tim sukses untuk memperoleh perhatian masyarakat lah kuncinya. Menurut gw konsep kampanye ala Jokowi-Basuki seperti saat ini bakal ditiru di kampanye-kampanye mendatang dan tantangannya siapa yang lebih kreatif dia yang mampu diingat oleh masyarakat khususnya pemilih diusia remaja.

                DKI Jakarta memang daerah yang sangat sangat sangat rumit butuh waktu untuk mengubah semua kerumitan ini dan tidak akan semudah daerah-daerah yang lain, oleh karena itu sukses buat Bapak Jokowi-Basuki yang akan memimpin Jakarta ini dengan janji-janjinya yang sudah diucapkan selama masa kampanye.

                Oh iya tanggal 14 September 2012 kemarin gw bersama teman-teman Kresna Asset Management sempet ketemu pak Basuki yang lagi makan siang di Blok S, yaa sekalian foto bersama dulu lahh hehe.

*Semua tulisan ini hanya opini pribadi